Showing posts with label Story. Show all posts
Showing posts with label Story. Show all posts

Wednesday, 20 July 2016

Suka Duka Berproses

Assalamu'alaykum
Rasanya sangat membahagiakan senantiasa diberi nafas oleh Allah SWT dan senantiasa diberi kesempatan untuk mencari petunjuk agar senantiasa berendah hati atas segala nikmat yang diberikan Allah. Manusia harus senantiasa bersyukur kepada Allah, sang pencipta. Menjauhi segala larangan dan menjalankan segala perintahNya. Sejatinya, manusia memiliki tugas untuk berdakwah dan memakmurkan bumi. Dalam artian ini berdakwah itu kepada diri sendiri dan orang lain. Sedangkan memakmurkan bumi tidak hanya perkara alam, tapi lingkungan sosial.

Sesungguhnya tiap manusia menuju proses mencari hidayah. Hidayah itu hanya milik Allah. Allah berfirman  “Sesungguhnya engkau (Muhammad) tidak akan dapat memberi hidayah (petunjuk) kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk”. [Al Qashash/28 : 56]
Manusia harus berusaha agar mendapatkan hidayah Allah. Bukan hanya berdiam diri pasrah saja. Ingatlah, manusia diberi akal pikiran dan fisik yang sehat agar dia mampu beribadah, mengetahui siapa Sang Pencipta dan seperti apa kuasaNya agar manusia semakin beriman.

Mahasuci Allah, 
Kini, sebagai manusia biasa setidaknya saya merasa bersyukur bisa diberi hidayah Allah karena kini saya tau bahwa hidup di dunia hanya sementara dan tempat mampir ngombe. Syukurlah saya diberi kesempatan usia dan kesehatan hingga akhirnya saya bertemu dengan orang orang yang menunjukkan saya kebenaran dan menemani saya berhijrah atau sebut saja berproses. 
via thayyiba.com

Berproses itu sulit tapi menyenangkan, engkau akan menemui berbagai respon yang luar biasa dari masyarakat. Tidak hanya itu. Bahkan dari lingkungan keluargamu sendiri juga bisa. Suka duka itu menurut saya adalah contoh cobaan kecil untuk menguji sejauh mana kita mampu mengistiqomahkan diri menjadi muslim/muslimah sesungguhnya. Setidaknya inilah suka duka yang saya alami. Dalam postingan ini bukan dalam artian saya menyombongkan diri atas hijrah yang saya laakukan. Justru ini saya tujukan kepada pembaca untuk saling menguatkan dan bersifat informatif. 

Berhijrah itu bertahap

Berhijrah menurut saya adalah butuh tahapan. Tak mungkin engkau akan langsung berubah menjadi muslimah sejati, karena pasti akan mengalamai kegalauan diri. Kenapa bisa galau? Engkau akan memikirkan apa yang akan terjadi dengan kehidupanmu esok harinya, dan persiapan apa saja yang engkau perlukan dalam proses itu.
via websitepunyague.blogspot.com


Butuh mental sekuat baja berlapis lapis kekuatan
Bagaimana tidak? engkau harus siap menerima suara bisikan bisikan orang yang mendesas desus tentang perubahanmu baik sikap maupun penampilan. Biasanya, orang melihat dari penampilan dulu sihhh
via The Berry

Butuh uang juga ternyata
Mungkin cuma saya yang ngalami ini atau mungkin lebih banyak yang kayak saya. terlepas dari kata BOROS. Sebnarnya uang ini adalah keperluan untuk dunia dan akhirat juga. Bagaimana engkau berprosess dengan legging dan jeans ketat di tubuh. Bagaimana engkau menutup aurat sesuai syariat jika engkau hanya memiliki kaus spandek press body atau rok tanpa furing?? Bagaimana kau menjaga mahkotamu hanya dengan selendang paris yang rambutmu dapat terterawang?
via www.horassumutnews.com
Sebenarnya sebagian pertanyaan di atas bisa dijawab dengan mengkali atau mix and match outfitmu, tapi ada saat dimana bahan bahan yang kamu miliki waktunya dimusiumkan, dipermak atau disumbangkan saja lah.
satu-1-satu.blogspot.com
Butuh keyakinan dalam bergaul
Bahasan ini mungkin lebih panjang daripada subbahasan yang lain. Well, it's about the environment. Pergaulan adalah keadaan dimana kita akan berbagi cerita dan bermasyarakat. Di sini, kadang saya merasa bingung dalam bersikap. Imanku belum kuat, dasar agamana belum tinggi. Ah... saat perlahan jilbab paris menjadi jilbab panjang menutup dada, saya berproses pelan. Tidak semertamerta pakai sepanjang milik Oky Setyana Dewi. Teman mulai beranggapan  miring dengan gaya saya berpakaian syar'i. Maklum lah saya adalah gadis dengan pergaulan yang sama layaknya anak muda. Suka nongkrong dan hangout kemana aja. Agak risk dengan keadaan ini.

Berubah dari baju agak panjang, sekarang mulai rajin memakai rok. Ada kaitannya dengan uang juga sih. Mahasiswa kebutuhannya banyak, orang tua juga bukan bos kaya. Mana almari isinya cuma jeans doang. ingat banget cuma punya rok berjumlah dua, hitam semua. dan itupun rok ospek. Berbaik hati ada Ibu yang peka dan membelikan  macam rok hehehe
via ditamaa.blogspot.com
Pergaulan dengan yang bukan mahram (baca:teman cowok)
Bahasan ini kayaknya wajib dibaca teman saya yang cowok. Awalnya saya bingung dalam bertindak. Terutama terkait bersalaman dengan cowok. Lingkungan persahabatanku adalah cowok, reaksi mereka seperti memicingkan sebelah mata. Serius loe berubah??? mungkin itu yg ada dipikiran mereka. Namun terkadang aku perlu berpikir ulang kepada orang tertentu saja dulu. Alhamdulillah teman kampus udah pada ngerti. Tinggal teman bermain di lingkungan rumah yg masih menganggap aku aneh. Maklum, orang tua ku orang nasionalis demokratis bukan orang agamis. Takut takut saya dikira ikut aliran gak jelas. Hehe
Bukan perkara itu, perkara telepon dari teman laki laki. Hrausnya telepon perkara curhat ke lawan jenis itu tak boleh, bukan??? Tapi kebanyakan temanku belum mengerti dengan aku yang kini tengah berproses. Duh syusaaaah... terkadang sering aku gak mengangkat dan aku bls sms, maaf sedang sibuk. Bukan sombong guys, please I hope you will know one day :'(

via techrepublic.com
Ah, ini lagi ketika teman cowok ngajak main ke pantai atau nonton. Please... saya bukan Okta yang dulu gampang diajak jalan jalan. Sebenarnya simple sih, kumohon kalian ngerti, saya bisa diajak jalan tapi beramaian, dan izinkan aku nak motor sendiri. Toh aku biasa motoran jauh Blitar ke Surabaya. Aku bisa menembus jalanan ramai. Atau kalian pengen ngelindungi cewek, ngajak main? naik mobil lah. Bukan lagak sombong atau matre, setidaknya ini agar kita tidak berboncengan saja dan menjaga satu sama lain.
via islamberkata.com
Syar'i kok gincuan??
Ini pertanyaan yang kadang bikin gemes buat segera jawab. Sesungguhnya bermakeup kepada yang bukan mahram itu tergolong tabarruj juga. Apalagi niatnya untuk memikat lawan jenis. Naudzubillahimindzalik. Perkara ini yang kadang saya juga bingung harus gimna. Jujur saya masih pakai gincu (baca:lipstik), saya masih pakai eyeliner dan pensil alis. Overall, saya masih bermake up. Jujur, saya masih pakai begitubegituan. Mungkin kalau ke kampus sih cuma pakai bedak dan lipbalm biar gak kering. Tapi, kalau ke kondangan? ane masih pakai gincu dan pensil alis kali y. Sebenernya pengen sih menepis pertanyaan. Syar;i kok gincuan? Lah jujur ini berat dalam berproses kalau sering dapat pertanyaan gini :'(
via punkivication.com

Berhijab Syar'i kok masih suka selfie?
Ini juga sering disampaikan oleh para ikhwan yang merasa kesusahan akibat munculnya foto para akhwat di sosial media. Padahal ikhwan berusaha menjaga pandangannya, eh disuguhi gambar wajah diri akhwat yang cantik. Ini adalah pesan dari seorang teman yang pernah nasehatin saya lewat sebuah sindiran quote yang benar benar membuat saya tertunduk malu. Suatu ketika saya mengganti foto profil whatsap saya bersama sahabat saya. Kemudian salah seorang ikhwan mengirimkan sebuah quote di grup WA dimana saya juga ada dalam grup itu. Bertuliskan "Ukhti Bantu Kami untuk menundukkan pandangan kami"
via gaulfresh.com
Entah ditujukan untuk umum atau cara dia mengingatkan saya. Tapi syukron ana ucapkan buat dia meskipun gabisa secara langsung. Dari situ saya kini tiidak pernah mengunggah foto selfie saya. Kalaupun harus mengepost foto, pasti bersama sama dengan sahabat berbanyak orang. Jadi ukhti, jikalau memangukhti ingin selfie ya silahkan tapi untuk konsumsi pribadi saja. Sungguh kecantikan sejati itu ada di dalam diri sendiri dari akhlak akan terpancar kecantikan, bukan make up.


So, keep istiqomah ya ukhti. Left a comment if you wanna share your story about hijrah. Barakallah, Wassalamu'alaykum wr.wb


Thursday, 17 March 2016

Mengerti Arti #BahagiadiRumah Setelah Merantau


Usia 20 tahun sudah kumiliki, usia kepala dua yang seharusnya mendewasakanku. Kini menjadi mahasiswa yang merantau di Kota Surabaya membuatku rindu dan mengerti arti #BahagiadiRumah. Selalu merasa #BahagiadiRumah karena bagaimanapun bagus dan modernnya Kota Surabaya, rumah yang sederhana di desa adalah tempat ternyaman yang pernah ada. Kehangatan di dalamnya  adalah hal yang paling berharga. Kedua orang tua yang mulai senja senantiasa memberikan petuah yang sejuk untuk motivasiku belajar di bangku kuliah. Bapak dan Ibuk yang tak pernah lelah bekerja membiayai sekolahku dari TK sampai jenjang kuliah ini. Meskipun Bapak dan Ibuku hanyalah penjual kebutuhan rumah tangga, tapi semangat kerja kerasnya membuatku rindu akan keduanya di rumah.
triip.imgix.net
Hiruk pikuk dan kesibukan di Surabaya antara kuliah, organisasi, tugas, dan part time job membuatku rindu akan rumah.  Setelah merantau ini, aku tahu bahwa rumah sederhana di desa yang kusam sangatlah bernilai bagiku, karena bukan tampilan dan kemewahannya, tetapi keharmonisan yang ada di dalam rumah, canda tawa dan petuah-petuah bijaknya yang membuatku merasa lebih #BahagiadiRumah.  Bercanda tawa dan berbagi kisah dengan Bapak dan Ibuk di desa adalah harapanku setiap liburan.

Love you Mommy
Rumah selalu menjadi tempat istirahat yang paling nyaman, apalagi perhatian dari Bapak dan Ibuk membuat rumah menjadi tempat yang wajib kukunjungi tiap bulan. Rumah yang senantiasa dihiasi dengan percakapan antara anak dan bapak ibu ini adalah alasan terbesarku ketika libur tiba dan aku harus bertemu keduanya. Rasanya sangat #BahagiadiRumah ketika bercanda gurau dengan Bapak Ibuk, dan saudaraku yang lain, bersama-sama membuat masakan sederhana yang biasanya aku baca dari tabloid nova. Rasa kekeluargaan ini semakin bertambah, bantu-membantu mencoba resep makanan yang mudah dibuat dari tabloid nova. Bersyukur sekarang tabloid nova sudah versi online sehingga bisa dibaca kapan saja, karena di desa sangat jarang diperoleh tabloid cetak NOVA. NOVAVERSARY , usia tabloid nova sudah 28 tahun, terimakasih sudah memberikan inspirasi lewat rubrik-rubrik yang inspiratif. Rubrik Sedap adalah favoritku. Lomba ini memberikanku kesempatan untuk berbagi kisah #BahagiadiRumah  yang aku rasakan setelah menjadi mahasiswa yaNg merantau di kota besar. Semoga tabloid NOVA semakin diminati, terus memberikan inspirasi dan kehangatan bagi pembaca seluruh Indonesia. Happy Birthday Tabloid NOVA ke 28 #BahagiadiRumah NOVAVERSARY
http://promo.gramediamajalah.com/www/images/de5358878faa0b62212889902533c78d.gif

Friday, 30 October 2015

Be a smart college Student using Samsung Galaxy J5

Hei, How are you? Sorry I’ve been late to post something in this blog. I have so many activities at college, and now I post about SAMSUNG GALAXY J5
Samsung galaxy J5
It’s my lifestory to be a college student. I’m the one who has so many activities, like study, join with college organization, and I’m a private teacher. So, I should face my target, my job, my task well. But, I have a solution to enjoy my life and activities by using SAMSUNG GALAXY J5. You know why???


THE STORY BEGIN.....
We are a college student which our first obligation is study, but I also have another obligation like meeting in organization and teach my student at evening, Oh.. Its terrible yeaa... But I enjoy my study.
Hm,, It’s time to listen, focus to the lecturer’s explanation, and you can recorded it! Then, when my lecturer wrote something in the whiteboard, i just took a picture by camera, because SAMSUNG GALAXY J5 has 13MP camera, you can choose to use LED flash or not. When you study at night you can use LED flash. Its simple, right? I do those things! Galaxy J5 has an autofocus, with 4128 x 3096 pixels resolution, wow amazing, you can review your lesson at home, and you’ll never left. Why I do that? Beause, It’s globalization era, and I’m sure that most of college student nowadays likes to open their gadget than book. So, Your phone, not only for selfie, chat with LINE, Discuss in Whatsapp, or just take a selfie and post it into Instagram, Path and etc. You can use your gadget to help you in study.

Then, In my campus, My lecturer always share their powerpoint presentation to the student. Wow, its good because sometime, we did not need to write it down. Because I can open Excel, Word, Powerpoint, or PDF  in my smartphone, so you can study everywhere, evrytime. Then, we can put that files into our phone. Samsung Galaxy J5 has 8GB internal memory, 1.5 GB RAM,and microSD, up to 128 GB, Its perfect to save your file without you should delete some files, application, or maybe picture, hehe
8GB internal memory, wow it’s enough to save so many application not only Tumblr, Instagram, Facebok, LINE, KIK, Whatsapp, but also I need to install aplication like dictionary, AL-Quran, Biology Dictionary, TOEFL Aplication, and etc. Its productive and your phone still faster to process an aplication because SAMSUNG GALAXY J5 Processor : Quad-core 1.2 GHz Cortex-A53, wow an amazing smartphone yeah..You will be a smart student.

Samsung GALAXY J5 its a new generation of laptop, because we didn’t need to bring our laptop because laptop is too heavy, I can bring My Samsung GALAXYJ5 everywhere, it has 142.1 x 71.8 x 7.9 mm dimension, and 146 gr weight, and 5.0 inch of display, its wide enough. I used my SAMSUNG GALAXY J5 to make my lfe easier with technology, not only for study but also for fun. I took selfie with 5 MP front camera, it’s really work. And I capture panorama too, when I go too certain beautiful face. This is some of my picture.
Art and Sport Department +CLAKET WISATA


It's selfie time
So? Why you think again to buy SAMSUNG GALAXY J5. As a college Student and active in organisation, you can keep  so much file in your phone, you can do online discussing using so many social media that can install in SAMSUNG GALAXY J5. This is the review :
General
  • OS : Android OS, v5.1 (Lollipop)
  • Types SIM Card : Micro-SIM
  • SIM : Dual SIM
  • Network : 2G/3G/4G/HSDPA/EDGE/LTE
Body
  • Dimension : 142.1 x 71.8 x 7.9 mm
  • Weight : 146 gr
Display
  • Types : Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
  • Resolution : 720 x 1280 pixels
  • Display Size : 5.0 Inch
  • Pixel : 294 ppi
Platform
  • Processor : Quad-core 1.2 GHz Cortex-A53
  • Chipset : Qualcomm MSM8916 Snapdragon 410
  • GPU : Adreno 306
  • Sensor : Accelerometer, Hall Sensor, Proximity Sensor
Camera
  • Camera : 13 MP, 4128 x 3096 pixels, autofocus, LED flash
  • Front camera : 5 MP
Memory
  •  Internal : 8 GB
  • System : 1.5 GB RAM
  • External : microSD, up to 128 GB
Conector
  • Wifi : Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot
  • Bluetooth : v4.1, A2DP
  • USB : microUSB v2.0
  • Input : Jack 3.5mm
Battery

  • Type : Li-Ion
  • Capacity : 2600 mAh
SO what are you waiting for?  Its not expensive because SAMSUNG GALAXY J5 offers so many facilities for us. Its only Rp. 2.850.000 and you can get so many advantages. If you confused how to get SAMSUNG GALAXY J5? You can go to blibli.com




why should Blibli.com??

blibli.com is an online shop which is offer so many product, not only gadget, but you can buy fashionable clothes, culinary, health, hoby, sport and so many product. blibli.com offers a simple way of shopping, offers so many discount, bonus, cash back, HOT DEALS, payday promo and so many discount in every special day and free shipping in all places in Indonesia. If you wanna buy SAMSUNG GALAXY J5 at blibli.com the installment 0-6 month is only Rp. 475,000/month or 0-12 month is only Rp. 237,500/ month and you can pay in 17 banks in Indonesia. Wow, its easy guys. You also can take at Booth Blibli, Pameran Indocomtech, JCC, Jakarta. So, What are you waiting? Let’s go to http://www.blibli.com, choose Samsung Galaxy J5 or everything that you wanna buy, click buy, pay and ready for waiting your product.

blibli.com,

BIG CHOICES, BIG DEALS!

LINK for blibli.com? click here : blibli.com